PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya patut berbangga atas raihan Anugerah Pasar Tertib Ukur (PTU) dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI). 

Namun, keberhasilan ini bukan sekadar titik akhir, melainkan sebuah tonggak awal untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan publik. 

Pesan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, dalam acara penganugerahan penghargaan di Banjarmasin, kemarin.

Roro memberikan apresiasi yang tinggi atas capaian Pemko Palangka Raya dalam menciptakan iklim perdagangan yang adil dan tertib ukur.

Komitmen dalam menjaga kemetrologian, khususnya melalui tera dan tera ulang alat ukur, timbang, dan takar, dinilai sebagai kunci keberhasilan tersebut.  Hal ini memberikan rasa aman dan kepastian bagi konsumen dalam setiap transaksi.

Namun, ia juga menekankan pentingnya konsistensi dan peningkatan layanan kemetrologian.  Pemko Palangka Raya didorong untuk tidak berpuas diri dan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.  Hal ini akan semakin memperkuat iklim perdagangan yang adil dan transparan.

--page


"Penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan. Pemko Palangka Raya harus mampu mempertahankan prestasi ini dan bahkan meningkatkannya di masa mendatang," katanya.

Untuk mempertahankan prestasi tersebut, Pemko Palangka Raya perlu terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kemetrologian. 

Peningkatan teknologi dan infrastruktur juga sangat penting untuk mendukung layanan yang lebih efektif dan efisien.  Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan masyarakat, juga perlu ditingkatkan.

Dengan mempertahankan dan meningkatkan prestasi Pasar Tertib Ukur, Pemko Palangka Raya tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (HENDRI/Y)