PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya akan mengerahkan 150 anggotanya untuk mengamankan jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan diselenggarakan pada 27 November 2024.

Kasatpol PP Palangka Raya, Berlianto, menyampaikan personel ditempatkan di sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Penempatan personel ini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang dapat mengganggu proses demokrasi. Bukan hanya Satpol PP, aparat lainnya seperti Polisi dan TNI akan bertugas bersama-sama.

Berlianto menjelaskan bahwa strategi pengamanan yang diterapkan akan disesuaikan dengan kondisi dan potensi kerawanan di setiap lokasi. 

Koordinasi yang intensif dengan pihak kepolisian dan penyelenggara Pilkada juga akan dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran Pilkada.

--page


"Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilkada. Kehadiran Satpol PP diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemilih dan penyelenggaraan Pilkada berlangsung dengan baik," katanya, Kamis, 21 November 2024.

Selain pengamanan di TPS dan titik rawan, Satpol PP juga akan melakukan patroli rutin untuk mencegah terjadinya tindakan-tindakan yang melanggar aturan dan dapat mengganggu ketertiban umum. 

Berlianto berharap Pilkada 2024 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.  Kerja sama dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat sangat penting untuk menciptakan suasana kondusif dalam pesta demokrasi ini. 

"Kami mengajak seluruh warga untuk berperan serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada berlangsung serta menggunakan hak pilih dengan bijak untuk mendapatkan pemimpin yang dapat memajukan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (HENDRI/Y)