BORNEONEWS, Sampit – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Kotawaringin Timur (Kotim) Mulyono Leo Nardo mengungkapkan wilayah Kotim masih berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan data terkini, hujan diprediksi lebih sering terjadi pada sore hingga malam hari.
"Dari data yang kami terima pagi tadi, curah hujan kemarin tercatat mencapai 92 milimeter. Jika curah hujan sebesar itu turun secara merata, maka potensi banjir di beberapa titik sangat mungkin terjadi," kata Mulyono, Selasa, Kamis, 21 November 2024.
Ia menambahkan, kondisi drainase menjadi faktor penting dalam mengantisipasi genangan. Jika sistem drainase di suatu wilayah berfungsi dengan baik, maka genangan dapat diminimalkan. Namun, jika buruk, air hujan yang melimpah dapat mengakibatkan genangan bahkan banjir di kawasan rawan.
BMKG mengimbau masyarakat Kotim untuk terus memantau informasi cuaca yang disediakan oleh BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Kotim. Informasi tersebut selalu diperbarui secara berkala guna memberikan panduan kepada masyarakat dalam menghadapi kondisi cuaca yang dinamis.
"Kami minta masyarakat tetap siaga dan memperhatikan informasi terbaru dari BMKG," ujar Mulyono.
Selain itu, Mulyono juga menyarankan masyarakat untuk memeriksa kondisi lingkungan sekitar, termasuk memastikan saluran air tidak tersumbat sampah atau material lainnya. Hal ini penting untuk mencegah meluasnya genangan yang dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari.
Dengan potensi hujan yang cukup tinggi, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan. Upaya bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran air menjadi langkah penting untuk mengantisipasi dampak buruk dari curah hujan yang tinggi. (DEWI PATMALASARI/H)









