PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Komandan Kodim 1016 Palangka Raya Kolonel Arh Jimmy Hutapea telah menetapkan Kelurahan Kalampangan sebagai Kampung Pancasila. 

Pemilihan Kalampangan, yang meliputi 1,6 persen wilayah Palangka Raya dan dihuni sekitar 4.000 jiwa, didasarkan pada komitmen warganya terhadap nilai-nilai Pancasila.

"Meskipun didominasi penduduk suku Jawa, Kampung Pancasila Kalampangan menjadi contoh nyata keberagaman dan persatuan di tengah masyarakat multietnis," ungkapnya, Sabtu, 23 November 2024.

Keberhasilan Kalampangan sebagai Kampung Pancasila ditopang oleh empat pilar utama.  Pertama, ketahanan pangan yang kuat, dengan 1.000 hektar lahan pertanian yang dimanfaatkan untuk bercocok tanam berbagai komoditas seperti kacang, sayuran, dan jagung.

Kedua, perkembangan UMKM lokal yang pesat, didukung oleh pasar lokal yang menyediakan akses pemasaran bagi produk-produk unggulan masyarakat.

Pilar ketiga adalah sistem keamanan lingkungan yang terjaga melalui pos kamling dan kerja sama masyarakat.  Keempat, peran aktif Karang Taruna dalam membina masyarakat melalui program-program UMKM, sosial, dan olahraga.

Keempat pilar ini menunjukkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta dalam membangun Kalampangan menjadi contoh implementasi Pancasila.

Tim penilai dari Mabesad, yang terdiri dari Kolonel Inf Shofanudin, Letkol Arh Ridwan Budi, perwakilan Astra, dan BPIP RI, memberikan apresiasi tinggi atas capaian Kalampangan.  Penilaian difokuskan pada pengaplikasian nilai-nilai Pancasila dalam ketahanan pangan, UMKM, Karang Taruna, dan pembinaan masyarakat.

Paban III Sterad Kolonel Inf Shofanudin menekankan pentingnya pengamalan ideologi Pancasila dan kewaspadaan terhadap pengaruh ideologi lain.

Dalam kunjungannya, Kolonel Inf Shofanudin mengunjungi berbagai lokasi di Kelurahan Kalampangan, termasuk kantor kelurahan, tempat peternakan lebah madu, usaha UMKM, dan Warung Berkah.

"Kunjungan ini menunjukkan komitmen nyata untuk mendukung dan mengembangkan Kampung Pancasila Kalampangan sebagai model bagi daerah lain," katanya.

Kampung Pancasila Kalampangan bukan hanya sekadar program, tetapi juga cerminan nyata dari semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun masyarakat yang adil, makmur, dan berlandaskan Pancasila.

"Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi daerah lain untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam pembangunan masyarakat.," pungkasnya. (PATHUR/H)