BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas resmi meluncurkan program Si Kilap (Strategi Menuju Kapuas Sehat dengan Implementasi Integrasi Layanan Primer).
Program ini menjadi terobosan strategis untuk mewujudkan layanan kesehatan yang terintegrasi, berkualitas, dan menjangkau seluruh masyarakat.
Acara peluncuran berlangsung di halaman UPT Puskesmas Melati. Pj Bupati Kapuas, Darliansjah menekankan bahwa Si Kilqp merupakan wujud nyata dari enam pilar transformasi kesehatan nasional yang dicanangkan pemerintah.
Program ini bertujuan meningkatkan akses layanan kesehatan dari puskesmas hingga posyandu, bahkan fasilitas kesehatan swasta, agar semua lapisan masyarakat Kapuas mendapatkan layanan yang mudah diakses, terjangkau, dan berkualitas,” ujar Darliansjah.
Darliansjah menjelaskan, melalui program SIKILAP yang terintegrasi dalam layanan primer, Pemkab Kapuas berharap dapat mencapai berbagai target kesehatan, seperti menurunkan angka kematian ibu dan bayi, menekan prevalensi stunting, serta meningkatkan angka harapan hidup.
Lebih lanjut, ia juga menyebutkan bahwa efisiensi sistem kesehatan dan koordinasi antar unit layanan menjadi aspek penting yang akan diperkuat melalui program ini.
"Transformasi ini akan menciptakan sistem kesehatan yang lebih terintegrasi dan efisien untuk masyarakat Kapuas," tambahnya.
Darliansjah mengajak seluruh pihak, baik pemerintah maupun swasta, untuk berkolaborasi dalam menyukseskan program Si Kilap.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga semua pemangku kepentingan di bidang kesehatan.
“Kami berharap program ini menjadi langkah awal menuju Kapuas yang lebih sehat dan sejahtera. Keberhasilan SIKILAP akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang,” terangnya. (DODI/H)









