BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Daring yang menghadirkan narasumber terkenal, Ahmadun Y Herfanda. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih tiga jam, dengan Ahmadun yang berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang proses kreatif penulisan puisi yang telah ia jalani selama ini.
Para peserta sangat antusias mengikuti penyuluhan ini, terlihat dari interaksi aktif mereka baik melalui kolom obrolan maupun secara langsung.
Ahmadun Y Herfanda, seorang penyair dan penulis yang telah banyak menghasilkan karya, membahas berbagai aspek dalam penulisan puisi. Ia menjelaskan bagaimana ide-ide kreatif dapat muncul dan berkembang menjadi sebuah puisi yang utuh. Selain itu, Ahmadun juga memberikan tips dan trik dalam menulis puisi, mulai dari pemilihan kata hingga penyusunan struktur puisi yang baik.
Selama sesi penyuluhan, para peserta tidak hanya mendengarkan paparan dari Ahmadun, tetapi juga berkesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan narasumber. Interaksi ini membuat suasana penyuluhan menjadi lebih hidup dan dinamis. Peserta dapat menggali lebih dalam tentang teknik-teknik penulisan puisi yang efektif dan mendapatkan masukan langsung dari seorang ahli.
"Setelah kegiatan penyuluhan ini, para peserta diharapkan untuk menulis puisi berdasarkan ilmu dan inspirasi yang telah mereka dapatkan. Menariknya, hasil karya puisi dari para peserta ini akan dikumpulkan dan diterbitkan dalam sebuah buku oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah," kata Kepala Balai Bahasa Kalteng, Muhammad Muis pada Kamis, 5 Desember 2024.
Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para peserta untuk mempublikasikan karya mereka dan berbagi dengan khalayak yang lebih luas.
Penerbitan buku puisi ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para peserta, tetapi juga sebagai upaya Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah dalam mempromosikan dan mengembangkan sastra Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah.
"Dengan adanya buku ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal dan mencintai puisi serta karya sastra lainnya," tambah Muis.
Secara keseluruhan, kegiatan Penyuluhan Daring ini merupakan langkah positif dalam mendukung perkembangan sastra di Indonesia.
"Melalui kegiatan seperti ini, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya untuk memberikan kontribusi nyata dalam dunia sastra dan pendidikan, serta mendorong generasi muda untuk terus berkarya dan berkreasi," tutur Muis. (TESTI PRISCILLA/H)









