BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya terus berupaya meningkatkan pelayanan pengelolaan sampah.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan penimbunan di sekitar tempat pembuangan sementara (TPS) menggunakan tanah urug.
Plt Kepala DLH Palangka Raya, Alman P Pakpahan, menjelaskan pengurukan ini untuk mempermudah operasional armada angkutan sampah.
“Dengan adanya pengurukan, diharapkan armada pengangkut sampah dapat lebih mudah dan aman dalam melakukan aktivitas pemuatan sampah,” katanya, Jumat, 6 Desember 2024.
Alman menambahkan, lokasi yang menjadi sasaran pengurukan adalah area-area di sekitar TPS yang memiliki kondisi tanah yang lembek.
--page
Kondisi tanah yang tidak stabil ini seringkali menyebabkan ban truk pengangkut sampah terjebak atau bahkan amblas.
“Dengan dilakukannya pengurukan, diharapkan kondisi tanah di sekitar TPS menjadi lebih padat dan stabil, sehingga risiko kendaraan operasional mengalami kendala teknis dapat diminimalisir,” tambah Alman.
Selain itu, pengurukan juga diharapkan dapat memperpanjang usia pakai fasilitas TPS. Dengan kondisi tanah yang lebih baik, diharapkan struktur bangunan dan fasilitas pendukung TPS dapat bertahan lebih lama.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pengelolaan sampah. Melalui berbagai upaya, termasuk pengurukan TPS, diharapkan masalah sampah dapat teratasi dengan baik," pungkasnya. (HENDRI/Y)









