BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Purnomo, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang muncul akibat perubahan cuaca tidak menentu.
Perubahan cuaca ini berpengaruh pada siklus hidup nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama demam berdarah. Andjar menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama saat musim hujan yang sering diikuti cuaca panas. Genangan air menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
"Nyamuk ini tidak menghitung bulan, tetapi menghitung iklim. Ketika hujan beberapa hari lalu berhenti, genangan air menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. Masyarakat diimbau waspada terhadap genangan air di sekitar rumah,” jelasnya, Senin, 9 Desember 2024.
Selain demam berdarah, penyakit seperti flu dan pilek juga perlu diwaspadai. Penyakit ini sering menyerang mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah. Untuk menjaga imunitas, Andjar menyarankan masyarakat untuk cukup istirahat, banyak minum air putih, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya secara aktif melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman tentang bahaya penyakit terkait perubahan cuaca dan langkah pencegahannya.
"Masyarakat juga dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala penyakit, penerapan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi dan menjaga kebersihan diri, juga sangat penting," pungkasnya. (PATHUR/H)









