BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan enam kunci prioritas untuk memajukan ekonomi daerah dan menjaga stabilitas inflasi.
Langkah pertama adalah memajukan hilirisasi minerba maupun non-minerba di Kalimantan Tengah, terutama untuk produk turunan batu bara dan kelapa sawit.
"Hilirisasi ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk dan menciptakan lapangan kerja baru," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Ardian Pangestu pada Rabu, 11 Desember 2024.
Kedua, pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama, terutama untuk memperkuat kinerja sektor pertanian. Infrastruktur yang memadai akan mendukung distribusi hasil pertanian dan meningkatkan produktivitas petani.
"Pembangunan infrastruktur yang baik akan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah," tambahnya.
Ketiga, menjaga stabilitas harga pangan dan kesejahteraan petani melalui penguatan kelembagaan ekonomi di pedesaan seperti Bumdes dan koperasi, pembentukan BUMD Pangan, serta perbaikan tata niaga dan distribusi hasil pertanian tanaman pangan.
"Langkah ini penting untuk memastikan kesejahteraan petani dan stabilitas harga pangan," jelasnya.
Keempat, mengembangkan UMKM secara terencana serta meningkatkan akses terhadap pembiayaan. UMKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah dan perlu didukung agar dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian.
"Kami akan terus mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai program dan kebijakan," katanya.
Kelima, memantapkan peran ekspansi fiskal di daerah, terutama dukungan APBN melalui proyek infrastruktur konektivitas, kesehatan, pendidikan, dan jaringan komunikasi.
"Dukungan APBN sangat penting untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor," ujarnya.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Keenam, mengembangkan sektor pariwisata berbasis komunitas, kelompok desa wisata, serta calendar of events, baik lokal, nasional, maupun global.
"Pengembangan pariwisata berbasis komunitas akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal dan meningkatkan daya tarik wisata daerah," tuturnya.
Dengan enam kunci prioritas ini, diharapkan ekonomi Kalimantan Tengah dapat tumbuh lebih baik dan stabilitas inflasi tetap terjaga. (TESTI PRISCILLA/H)









