BORNEONEWS, Palangka Raya - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya baru-baru ini melakukan mutasi kamar hunian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan pemerataan jumlah penghuni di setiap kamar dan menjaga ketertiban serta kenyamanan lingkungan Lapas. Mutasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dan dibantu oleh staf dari berbagai bidang.
Proses mutasi kamar dilakukan secara tertib dan lancar. Sebelum pemindahan, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang-barang milik WBP untuk mencegah adanya barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
Hal ini merupakan bagian penting dari upaya menjaga keamanan dan mencegah potensi pelanggaran aturan yang ada.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Endang Sriwati, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah proaktif untuk menciptakan lingkungan Lapas yang lebih kondusif.
"Dengan pemerataan jumlah penghuni, diharapkan dapat mengurangi potensi konflik antar WBP dan menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi semua pihak," ungkapnya, Jumat, 13 Desember 2024.
Selain pemerataan penghuni, mutasi kamar juga diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Dengan pengawasan yang lebih efektif, diharapkan dapat meminimalisir potensi pelanggaran aturan dan kejadian yang tidak diinginkan.
Kegiatan mutasi kamar hunian ini merupakan bagian dari upaya Lapas Perempuan Palangka Raya dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan pemasyarakatan bagi WBP. Lapas berkomitmen untuk terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh penghuninya.
Ke depan, Lapas Perempuan Palangka Raya akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap sistem pembinaan dan pengelolaan warga binaan untuk memastikan terwujudnya pemasyarakatan yang efektif dan humanis.
"Saya berharap dengan langkah-langkah seperti ini, proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal dan membantu para WBP untuk kembali berintegrasi ke masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/H)









