BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengadakan Gerakan Pangan Murah di Tamiang Layang, Rabu, 18 Desember 2024.
Kegiatan yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru ini dibuka oleh Asisten II Sekretaris Daerah, Amrullah, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lurikto.
Dalam gerakan tersebut, sejumlah bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah dan bawang putih disediakan dengan harga yang telah disubsidi. Subsidi ini memungkinkan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan potongan harga hingga 40 persen dibandingkan harga pasar.
"Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah Pemerintah Kabupaten Barito Timur untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru," ujar Lurikto saat memberikan sambutan.
Ia menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau tetapi juga menjadi bagian dari strategi menekan laju inflasi di daerah.
"Sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat umum. Contohnya, gula pasir kami jual dengan harga Rp15 ribu per kilogram, jauh lebih murah dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp18 ribu per kilogram. Hal ini tentu sangat membantu daya beli masyarakat," kata Lurikto.
Kegiatan serupa dijadwalkan digelar di Kantor Camat Pematang Karau pada Kamis, 19 Desember 2924. Pemerintah juga memastikan program ini menjadi agenda rutin setiap menjelang hari raya keagamaan lainnya untuk menjaga stabilitas harga pangan di Barito Timur.
"Gerakan ini penting dilakukan karena lonjakan harga pangan sering terjadi menjelang hari raya. Dengan adanya Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka," tambah Lurikto.
Masyarakat yang hadir menyambut baik program tersebut. Selain membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, kegiatan ini juga dinilai efektif menjaga stabilitas ekonomi lokal. Program serupa diharapkan dapat terus diperluas agar lebih banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









