KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dalam upaya memperkuat kemitraan lintas sektor dalam penanggulangan HIV/AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas menggelar pertemuan lintas program dan lintas sektor. 

Acara ini berlangsung di Aula Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Diseperindagkop) Kabupaten Kapuas dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah instansi pemerintah, organisasi masyarakat, serta pihak-pihak yang memiliki peran strategis dalam pencegahan dan penanganan HIV/AIDS dan PIMS di Kabupaten Kapuas.

Pertemun dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr Ahmad Haspiani, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Tonun Irawaty Panjaitan.

Ahmad Haspiani menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan kesehatan masyarakat ini.

“Pentingnya penguatan kemitraan ini adalah untuk memaksimalkan upaya kita bersama dalam memerangi HIV/AIDS dan PIMS, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan pengobatan,” ujarnya, Kamis, 19 Desember 2024.

Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk menyatukan visi dan misi antara berbagai sektor, mengoptimalkan program yang sudah berjalan, serta merencanakan langkah-langkah baru dalam pengendalian HIV/AIDS dan PIMS di Kabupaten Kapuas.

Berbagai diskusi terkait strategi, penyuluhan, serta koordinasi antar lembaga menjadi agenda utama dalam pertemuan ini.

Dinkes Kabupaten Kapuas berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat. (DODI/H)