KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kondisi cuaca dengan intensitas curah hujan tinggi, ternyata mempengaruhi kondisi lahan pertanian di Seruyan, akibatnya banyak lahan tergenang banjir. 

Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan berbagai langkah agar lahan pertanian yang tergenang  bisa segera teratasi.

Kepala DKPP Seruyan, Albidinnor  mengatakan pihaknya sedang melakukan langkah koordinasi dalam rangka perbaikan dan revitalisasi irigasi  untuk mengatasi lahan yang tergenang.

“Kami mengusulkan perbaikan irigasi di Kabupaten Seruyan  ke pemerintah pusat melalui  Kementrian Pertanian,” tutur Albidin, Jumat, 27 Desember 2024.

Diharapkan dengan dukungan pemerintah pusat, kondisi saluran irigasi yang perlu perbaikan atau di revitalisasi dalam rangka peningkatan produktifitas pertanian di Seruyan bisa maksimal dilakukan.

--page

“Kita harapkan selain Dinas Pertanian, Dinas PUPR sebagai mitra kami dalam mendukung pembangunan sektor pertanian, juga melakukan usulan terhadap perbaikan irigasi di wilayah kita, “ ungkapnya.

Dikatakan, dengan kondisi lahan pertanian yang terendam, sangat perpengaruh pada masa musim tanam, seharusnya pada Oktober telah selesai masa tanam, namun terkendala kondisi lahan, maka masa tanam mundur.

“Dari catatan kami hingga sekarang baru sebagian luasan lahan yang telah selesai olah tanah, kita berharap mudah mudahan tidak terlalu lama semua sudah bisa melakukan masa tanam, “ tandasnya. (FAHRUL/Y)