BORNEONEWS, Sampit - Lapas Kelas IIB Sampit berkomitmen untuk menjaga kesehatan dan keselamatan para tahanan baru dengan rutin melaksanakan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan ini dilakukan setiap kali ada tahanan baru masuk, dengan tujuan untuk mendeteksi dini potensi risiko kesehatan, termasuk penyakit menular dan gangguan mental.
"Kami memeriksa kondisi fisik dan mental tahanan untuk memastikan kelancaran masa penahanan mereka," kata Kepala Klinik Pratama Lapas Sampit, dr. Kaharudin, Sabtu, 28 Desember 2024.
Kaharudin menjelaskan proses pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisik, tes laboratorium, dan asesmen psikologis. Semua data yang diperoleh dicatat dalam rekam medis.
"Itu untuk menentukan langkah-langkah perawatan medis dan dukungan psikososial yang dibutuhkan nantinya," imbuhnya.
Sementara, Kalapas Sampit, Meldy Putera, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Sampit untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman.
--page
"Kami ingin mencegah penyebaran penyakit dan memastikan setiap tahanan mendapat perhatian sesuai kebutuhan mereka," jelasnya.
Pemeriksaan kesehatan ini diharapkan dapat mengurangi risiko kesehatan yang mengganggu pembinaan dan memastikan perawatan yang layak bagi tahanan selama masa penahanan.
"Dengan langkah ini, kami menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan para tahanan dan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi semua," tutupnya. (DEVIANA/Y)









