BORNEONEWS, Bandung -- PADA perhelatan PON XIX Bandung, Jawa Barat 17-29 September 2016 ini, kontingen Kalteng akan mengikuti 25 cabang olahraga (Cabor) dengan target sembilan medali emas. Salah satu andalan cabor Kalteng adalah volly.
Setelah tiba di Bandung pada 10 September, tim volly Kalteng telah melaksanakan tiga kali latihan tanding. Hasilnya cukup memuaskan. Pada laga tanding dengan Bandung Tektona, tim volly Kalteng unggul 4-1. Begitu pula saat latihan tanding dengan TNI, tim volly Tambung Bungai kembali unggul 3-2 dan terakhir latihan tanding dengan tim Bank Jabar, tim volly Kalteng unggul 4-1.
Pelatih Kepala Cabor Volly Kalteng, Supriadi mengatakan hasil baik saat latih tanding itu diperoleh bukan dengan cara instans. Sebab para atlet binaannya jauh-jauh hari telah banyak melaksanakan latihan di Kota Palangka Raya. "Jika melihat hasil latih tanding sebanyak tiga kali di Bandung itu, maka kami optimistis cabor volly Kalteng bisa menyumbangkan medali di laga PON Jabar," ucap Aiptu Supriadi yang juga anggota Suddit II Eksus Ditreskrimsus Polda Kalteng ini saat ditemui Borneonews di Hotel Barito Shinta, Bandung, Jabar Sabtu (17/9/2016). (RI/B-6)
Setelah tiba di Bandung pada 10 September, tim volly Kalteng telah melaksanakan tiga kali latihan tanding. Hasilnya cukup memuaskan. Pada laga tanding dengan Bandung Tektona, tim volly Kalteng unggul 4-1. Begitu pula saat latihan tanding dengan TNI, tim volly Tambung Bungai kembali unggul 3-2 dan terakhir latihan tanding dengan tim Bank Jabar, tim volly Kalteng unggul 4-1.
Pelatih Kepala Cabor Volly Kalteng, Supriadi mengatakan hasil baik saat latih tanding itu diperoleh bukan dengan cara instans. Sebab para atlet binaannya jauh-jauh hari telah banyak melaksanakan latihan di Kota Palangka Raya. "Jika melihat hasil latih tanding sebanyak tiga kali di Bandung itu, maka kami optimistis cabor volly Kalteng bisa menyumbangkan medali di laga PON Jabar," ucap Aiptu Supriadi yang juga anggota Suddit II Eksus Ditreskrimsus Polda Kalteng ini saat ditemui Borneonews di Hotel Barito Shinta, Bandung, Jabar Sabtu (17/9/2016). (RI/B-6)








