BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotawaringin Timur (Kotim) Bima Ekawardhana mengungkapkan tingginya jumlah wisatawan saat libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, berdampak pula pada peningkatan volume sampah di tempat wisata salah satunya Pantai Ujung Pandaran.
"Kami pada Kamis kemarin melakukan aksi bersih sampah bersama di tempat wisata Ujung Pandaran, karena mamang sampahnya lumayan banyak. Kegiatan itu dipimipin langsung oleh Wakil Bupati Kotim Ibu Irawati," katanya, Jumat 3 Januari 2025.
Dirinya bersama Wakil Bupati Irawati memimpin langsung melakukan aksi bersih-bersih. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan contoh kepada para pengunjung agar tetap menjaga kebersihan.
"Menjaga kebersihan objek wisata ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat, wisatawan dan pengelola fasilitas wisata. Ini demi kepentingan bersama," tegasnya.
Pantai Ujung Pandaran, yang terletak sekitar 85 kilometer dari Sampit, ibu kota Kabupaten Kotim memang menjadi destinasi favorit bagi warga setempat dan wisatawan dari daerah sekitar seperti Kabupaten Katingan, Seruyan, Kotawaringin Barat, dan Kota Palangka Raya.
--page
"Ada sekitar 5.000 pengunjung yang datang berwisata ke Pantai Ujung Pandaran pada musim liburan kali ini," ujar Bima.
Meningkatnya jumlah pengunjung tentu berdampak pada peningkatan volume sampah. Sekalipun pemerintah telah mengimbau pengelola tempat wisata dan penginapan untuk menyediakan tempat sampah dan secara rutin mengangkut sampah agar tidak menumpuk.
"Kalau pantainya bersih, maka pengunjung juga merasa nyaman. Oleh sebab itu sebisa mungkin kita jaga kebersihan di lingkungan objek wisata, ini bisa menarik wisatawan sehingga ekonomi akan berjalan," ujarnya. (DEVIANA/Y)









