BORNEONEWS, Palangka Raya - Menjelang akhir tahun 2024 lalu, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS menggandeng perkebunan milik rakyat atau pekebun plasma untuk mendapatkan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil atau ISPO.
Melalui anak usahanya yang beroperasi di wilayah Kotawaringin Barat dan Lamandau, PT Kalimantan Sawit Abadi atau KSA dan PT Mirza Pratama Putra atau PT MP, SSMS telah berhasil mendampingi 600 pekebun plasma yang tergabung dalam Koperasi Jasa Kondang Maju Bersama dan Koperasi Jasa Nuangan Kasuma Jaya memperoleh sertifikat ISPO. Serangkaian kegiatan audit eksternal telah dilakukan pada 19 - 25 Agustus 2024 lalu.
Chief Sustainability Officer PT SSMS Tbk, Henky Satrio W mengatakan perusahaan tidak hanya berfokus pada sertifikasi kebun inti saja namun juga menggandeng dan mendorong kebun plasma sekitar untuk mendapatkan sertifikasi ISPO.
"Kebun plasma memiliki peranan yang penting dan strategis dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas mutu olahan kelapa sawit dan produk turunannya untuk keberlanjutan bisnis perusahaan. Dengan pemenuhan kewajiban plasma tersebut perusahaan menjalankan creating share value bersama stakeholder dan bagian kontribusi perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat," kata Henky dalam rilisnya pada Jumat, 3 Januari 2025.
Selain itu perusahaan memastikan pengelolaan perkebunan plasma sesuai dengan best management practices, sehingga dalam pengelolaan tersebut lebih efektif dan ramah lingkungan.
"Program sertifikasi ISPO Plasma ini merupakan bagian dari komitmen SSMS terhadap Perpres No. 44 Tahun 2020 dan Permentan No. 38 Tahun 2020. Hal ini juga sebagai upaya perusahaan dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDG’s), dimana ISPO mampu memenuhi 12 dari 17 prinsip SDG’s," tambah Henky.
Semakin banyak kebun plasma yang mengantongi sertifikat ISPO yang bersifat mandatori atau wajib menunjukkan pada dunia bahwa perkebunan kelapa sawit di Indonesia dikelola secara lestari dan ramah lingkungan sehingga mampu bersaing di pasar global. Dan hal ini tentunya akan berdampak pada peningkatan taraf ekonomi masyarakat sekitar perusahaan. (TESTI PRISCILLA/H)









