BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada Februari 2025 mendatang, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Kalimantan Tengah akan meluncurkan buku saku hasil lomba Buku Saku Literasi Inovasi Aset Keuangan Digital atau IAKD yang dilaksanakan pada Desember 2024 lalu.
"Acara ini akan dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bapak Hasan Fawzi," kata Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz pada Selasa, 7 Januari 2025.
Hal ini disampaikan Primandanu usai menyaksikan Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan atau RDKB Desember 2024 secara bersama melalui platform Zoom Meeting di Ruang Hapakat, Kantor OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Jl. RTA Milono No 7, Palangka Raya.
"Peluncuran ini merupakan bagian dari upaya OJK untuk meningkatkan literasi keuangan di daerah tersebut," kata Primandanu lagi.
Acara peluncuran ini juga menurut Primandanu akan menandai dimulainya Bulan Literasi Kripto di Kalimantan Tengah. Bulan Literasi Kripto bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai produk-produk IAKD, khususnya yang terkait dengan aset kripto.
"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal dan memahami berbagai jenis aset kripto yang ada di pasar makanya Pak Hasan nanti juga akan memberikan semacam kuliah umum," tuturnya lagi.
Memang selain memperkenalkan produk-produk IAKD, lanjut Primandanu, Bulan Literasi Kripto juga akan memberikan edukasi mengenai risiko yang melekat pada produk aset kripto. Edukasi ini penting agar masyarakat dapat membuat keputusan investasi yang lebih bijak dan terinformasi.
"OJK Kalteng berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih waspada terhadap potensi risiko yang ada," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/H)









