PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalimantan Tengah (Kalteng) M Reza Prabowo, memaparkan sejumlah capaian dan rencana strategis dalam rapat koordinasi dengan Komisi III DPRD Kalteng.

Paparan tersebut mencakup berbagai program inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kalteng, termasuk transformasi Sekolah Luar Biasa (SLB), program sekolah dan kuliah gratis, serta pengembangan platform transparansi dana BOS.

Salah satu program unggulan yang dipaparkan adalah transformasi SLB melalui konversi Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Selain itu, Reza juga mengumumkan program Sekolah Gratis dan Kuliah Gratis yang akan dimulai pada Januari 2025, sebagai upaya untuk meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Untuk meningkatkan transparansi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan Kalteng mengembangkan platform PENA Berkah.

Platform ini akan memberikan akses informasi yang mudah dan transparan terkait penggunaan dana BOS, sehingga masyarakat dapat memantau pengelolaan dana tersebut. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan publik.

Reza juga menyampaikan rencana strategis untuk menuntaskan pembangunan fasilitas pendidikan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) pada tahun 2025.

Fasilitas yang akan disediakan meliputi speedboat, kelotok, dan internet satelit Starlink untuk memastikan akses pendidikan yang merata. Program kesejahteraan guru juga menjadi prioritas, dengan rencana pembangunan 5.000 rumah guru berkah dengan uang muka (DP) Rp 10 juta yang ditanggung Pemprov Kalteng.

Selain itu, Dinas Pendidikan Kalteng juga telah menggagas program gratis try out Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan Ujian Masuk Bersama (AMB) untuk membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi ujian masuk perguruan tinggi.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesempatan siswa Kalteng untuk masuk perguruan tinggi negeri favorit," pungkasnya. (PATHUR/H)