BORNEONEWS, Palangka Raya – Wagub Kalimantan Tengah Edy Pratowo menegaskan pentingnya peningkatan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2024 agar mencapai zona aman dengan skor 76 atau lebih.
Edy Pratowo menyatakan bahwa hasil SPI Provinsi Kalimantan Tengah yang mencapai skor 67,76 harus menjadi bahan evaluasi.
“Kita menyambut positif hasil SPI yang telah di-launching KPK, di mana hasil tersebut menjadi koreksi bagi kita untuk pengawasan lebih baik terhadap delapan area rawan korupsi,” ujar Edy Pratowo di Palangka Raya, baru baru ini.
Sementara itu, Ketua KPK RI Setyo Budiyanto mengatakan, SPI merupakan sebuah ukuran upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah (K/L/P/D).
Tujuannya untuk mengukur integritasnya yang mana hasilnya sudah ditentukan, Instrumen SPI ini harapkan bisa memotret semua aktivitas dan kegiatan perkantoran, kelembagaan.
“Memotret aktivitas yang dikaitkan dengan masalah integritas dan penilaiannya dilihat tidak hanya dari sudut pandang internal saja,” ucapnya. (HERMAWAN DP/H)









