TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemasyarakatan dengan menggelar Rapat Asesmen Pembentukan Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kamis, 30 Januari 2025.

Kegiatan ini sebagai langkah awal dalam memperkuat komitmen reformasi birokrasi di lingkungan Rutan Tamiang Layang.

Rapat asesmen yang berlangsung di Aula Subseksi Pelayanan Tahanan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan (Karutan) Tamiang Layang, Arief Budi Prasetya, didampingi oleh Sri Rahayu, Kepala Subseksi Pengelolaan sekaligus Ketua ZI periode 2024, serta Wahyu Cahyadi, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan.

Karutan Arief Budi Prasetya menjelaskan bahwa asesmen ini bertujuan untuk menyeleksi anggota tim kerja pembangunan ZI secara objektif dan transparan, sehingga nantinya akan terbentuk tim yang benar-benar kompeten dalam melaksanakan reformasi birokrasi di Rutan Tamiang Layang.

“Kegiatan asesmen ini merupakan bukti keseriusan Rutan Tamiang Layang dalam mempertahankan dan meningkatkan capaian pembangunan ZI menuju WBBM pada tahun 2025,” ujar Arief dalam arahannya.

--page

Ia menambahkan bahwa melalui asesmen ini, diharapkan seluruh pegawai dapat berkomitmen, bersinergi dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Zona Integritas merupakan program yang bertujuan menciptakan instansi pemerintahan yang bebas dari korupsi serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Dalam pembangunan ZI, terdapat enam area perubahan yang menjadi fokus utama, yakni manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sri Rahayu, selaku Ketua ZI periode sebelumnya, menegaskan bahwa evaluasi terhadap tim kerja sangat penting agar strategi yang diterapkan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Proses asesmen ini akan memastikan bahwa tim kerja pembangunan ZI memiliki komitmen tinggi dan mampu berinovasi dalam mendukung visi Rutan Tamiang Layang sebagai instansi yang profesional, transparan, dan bebas dari korupsi,” jelasnya.

Sebagai informasi, saat ini Rutan Tamiang Layang saat ini dihuni oleh 209 warga binaan pemasyarakatan (WBP), yang terdiri dari 17 orang tahanan pria, 3 orang tahanan wanita, 184 orang narapidana pria serta 5 orang narapidana wanita.

Dengan jumlah penghuni yang cukup besar, Rutan Tamiang Layang terus berupaya memberikan layanan pemasyarakatan yang lebih baik. Selain pembangunan ZI, berbagai program pembinaan juga diterapkan untuk membantu warga binaan dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial.

Melalui asesmen ini, Rutan Tamiang Layang optimis dapat mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang telah diraih sebelumnya dan melanjutkan perjuangan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di tahun 2025. (AGUSTINUS BOLE MALO/Y)