BORNEONEWS, Muara Teweh – Lurah Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Dayat Salikin mengimbau seluruh warga Muara Teweh untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut pada Minggu, 9 Februari 2025.
Kondisi cuaca yang tidak bersahabat ini berpotensi menimbulkan bahaya bagi keselamatan.
Menurut laporan yang diterima, angin kencang tercatat cukup kuat di sekitar Kilometer 52, disertai dengan sambaran petir, yang menandakan adanya potensi ancaman bencana.
"Kami sangat menghimbau bagi warga yang berencana bepergian ke luar kota untuk menunda perjalanan mereka. Waspadai potensi pohon tumbang dan bahaya lainnya yang dapat membahayakan keselamatan di jalan," ujar Dayat Salikin, Minggu, 9 Februari 2025.
Lurah Melayu juga mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati, terutama bagi mereka yang berada di luar rumah atau di jalan raya. Ia menekankan pentingnya menghindari lokasi yang berisiko, seperti area dengan pepohonan besar yang rentan tumbang akibat angin kencang.
"Semoga kita semua senantiasa dilindungi dari musibah dan marabahaya. Mari kita berdoa agar cuaca segera membaik dan kita semua tetap dalam keadaan selamat. Aamiin," kata Lurah Melayu.
Imbauan ini disampaikan untuk menjaga keselamatan warga Muara Teweh mengingat cuaca ekstrem yang diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. (RAMADHANI/H)









