BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Banjir yang terjadi sejak 26 Januari 2025 di tiga kecamatan di Kabupaten Kapuas telah berdampak pada ribuan warga.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Ahmad M Saribi, melaporkan bahwa banjir melanda 10 desa di Kecamatan Kapuas Tengah, 10 desa di Kecamatan Pasak Talawang dan 2 desa di Kecamatan Dadahup.
"Jumlah korban terdampak mencapai 6.629 keluarga atau 16.672 jiwa. Selain itu, ada 17 unit rumah di Desa Dusun Mamput dan Desa Barunang, Kecamatan Kapuas Tengah, yang hanyut dan mengalami kerusakan," ujar Saribi saat pelepasan bantuan logistik pada Senin, 10 Februari 2025.
BPBD Kapuas terus melakukan upaya penanganan dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak musibah tersebut.
Selain bantuan logistik yang telah dikirim oleh pemerintah daerah, BPBD juga akan melakukan verifikasi terhadap rumah yang rusak bersama tim terpadu Kabupaten Kapuas dengan melibatkan OPD terkait.
--page
"Bantuan ini bersumber dari APBD Kabupaten Kapuas melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) Tahun Anggaran 2025. Kami akan memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak," pungkas Saribi. (DODI/Y)









