KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang  – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Koperasi, Perindustrian,Perdagangan dan UMKM  (Diskoperindag) secara bertahap mulai mengoptimalkan fungsi Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Perikanan di Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir.

Plt Kepala Diskoperindag dan UMKM Seruyan, Akhmad Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah agar sentra tersebut dapat berfungsi sesuai harapan.

Meski masih menghadapi berbagai tantangan, pihaknya tetap berkomitmen untuk mendorong pemanfaatan fasilitas ini oleh para pelaku usaha perikanan di daerah.

“Meskipun secara bertahap, tetapi target kami adalah Sentra IKM ini bisa berfungsi optimal. Memang masih ada beberapa kendala yang harus kita jawab bersama,” ujar Akhmad Hidayat, Rabu, 19 Februari 2025.

Menurutnya, mengajak masyarakat yang sudah terbiasa mengolah hasil perikanan secara mandiri untuk beralih ke Sentra IKM bukanlah hal mudah. Banyak pelaku usaha perikanan yang masih ragu untuk memanfaatkan fasilitas tersebut.

--page

“Masyarakat kita sehari-hari sudah memiliki usaha pengolahan produk perikanan sendiri. Ternyata, tidak mudah untuk mengajak mereka memanfaatkan Sentra IKM ini,” jelasnya.

Meski demikian, Akhmad Hidayat bersyukur karena saat ini sudah ada satu home industri yang mulai memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memproduksi berbagai olahan perikanan. Ia berharap jumlah pelaku usaha yang bergabung akan terus bertambah.

Sebagai langkah selanjutnya, Diskoperindag Seruyan akan memberikan pelatihan kepada para pelaku usaha mengenai cara memanfaatkan mesin pengolahan perikanan yang tersedia di Sentra IKM.

Selain itu, pihaknya juga menaruh perhatian besar pada kualitas produk yang dihasilkan serta strategi pemasaran agar produk perikanan lokal bisa lebih dikenal luas.

“Ke depan, yang tidak kalah penting adalah menjaga kualitas produk perikanan yang dihasilkan serta mendukung pemasaran produk. Ini merupakan tantangan yang harus kita jawab bersama,” pungkasnya. (FAHRUL/Y)