PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah menghadiri dan menjadi narasumber dalam pelatihan pembentukan Satgas Sekolah BERSINAR (Bersih dari Narkoba) di SMAN 2 Palangka Raya.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan oleh perwakilan BNN, Eva Meyske, dan Kepala Sekolah SMAN 2 Palangka Raya, M. Rifani, yang sekaligus melantik 50 anggota Satgas anti narkoba baru.

Pembentukan Satgas anti narkoba di sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa, guru, dan tenaga kependidikan tentang bahaya narkoba.

"Satgas diharapkan mampu menjadi ujung tombak pencegahan dan penanggulangan peredaran narkoba di lingkungan sekolah," katanya, Rabu, 19 Februari 2025.

Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan Satgas dalam melakukan pengawasan, pendeteksian, dan penanganan kasus narkoba di sekolah. Materi pelatihan meliputi tugas dan fungsi Satgas anti narkoba di sekolah, serta manfaatnya yang disampaikan oleh Eva Meyske dari BNN Kalteng.

--page

Selain itu, pelatihan juga mencakup pengembangan soft skills dan kemampuan komunikasi yang efektif bagi anggota Satgas. Andhika Patriota Putranawan memberikan materi pelatihan tentang public speaking, soft skills, menjadi peer educator, dan peer leader.

Kemampuan ini sangat penting bagi Satgas dalam menjalankan tugasnya dengan efektif dan mampu menjangkau teman sebaya.

Dengan pelatihan ini, diharapkan Satgas Sekolah BERSINAR dapat menjadi lebih efektif dalam mencegah dan mengatasi permasalahan narkoba di sekolah. BNN Kalteng berkomitmen untuk terus mendukung upaya pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan.

Keberhasilan program ini juga bergantung pada kerjasama yang kuat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat."Dengan sinergi yang baik, diharapkan lingkungan sekolah dapat terbebas dari bahaya narkoba dan menciptakan generasi muda yang sehat dan produktif," pungkasnya. (PATHUR/Y)