BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengatakan bahwa pada Desember 2024, Kalimantan Tengah mencatat total ekspor sebesar US$417,22 juta, semuanya merupakan komoditas non migas.
"Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 17,07 persen dibandingkan dengan ekspor November 2024 yang tercatat sebesar US$356,39 juta. Volume ekspor juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 30,99 persen dibandingkan bulan sebelumnya," kata Agnes pada Senin, 24 Februari 2025.
Kontribusi terbesar terhadap total ekspor berasal dari hasil tambang, dengan nilai sebesar US$328,57 juta atau 78,75 persen dari total ekspor Desember 2024. Peningkatan ini mencapai US$34,41 juta atau 11,70 persen dibandingkan November 2024. Komoditas utama yang diekspor meliputi batu bara, bijih zirconium, niobium dan tantalum, lignit, bahan mineral lainnya, serta bijih timbal.
"Selain itu, nilai ekspor hasil industri pengolahan juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Pada Desember 2024, nilai ekspor hasil industri pengolahan mencapai US$83,63 juta, memberikan kontribusi sebesar 20,05 persen terhadap total ekspor. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, terjadi peningkatan sebesar US$21,40 juta atau 34,39 persen," katanya.
Komoditas utama yang diekspor dari hasil industri pengolahan Kalimantan Tengah meliputi minyak kelapa sawit, kayu olahan, karet remah, kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian, kayu lapis, serta bungkil dan residu. Peningkatan ekspor ini menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan memiliki peran penting dalam perekonomian daerah.
"Dengan adanya peningkatan ekspor ini, Kalimantan Tengah menunjukkan potensi besar dalam sektor perdagangan internasional, terutama dalam komoditas non migas. Pertumbuhan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Secara keseluruhan, peningkatan ekspor Kalimantan Tengah pada Desember 2024 mencerminkan kinerja yang positif dan memberikan harapan akan terus berkembangnya sektor perdagangan di masa mendatang. Diharapkan tren positif ini dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (TESTI PRISCILLA/H)









