PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sigit Karyawan Yunianto, menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Sekretariat DPC PMKRI Cabang Palangka Raya, Jl. Batu Suli V.

Kegiatan ini dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Sigit menekankan pentingnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, terutama bagi generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa.

Sosialisasi tersebut dikemas secara interaktif dengan sesi tanya jawab. Mahasiswa banyak menanyakan kebijakan energi dan lingkungan hidup, mengingat isu-isu tersebut sangat relevan dengan kehidupan di Kalimantan Tengah.

Salah satu pertanyaan fokus pada bagaimana memastikan kebijakan energi dan lingkungan hidup selaras dengan prinsip 4 Pilar Kebangsaan.

Menjawab pertanyaan tersebut, Sigit menjelaskan bahwa Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup telah mengatur asas-asas utama yang harus menjadi pedoman, seperti tanggung jawab negara, prinsip kelestarian dan keberlanjutan, serta perlindungan kearifan lokal.

--page

Semua kebijakan di bidang energi dan lingkungan hidup harus berlandaskan aturan ini, diskusi juga menyentuh isu pembukaan lahan untuk program ketahanan pangan, khususnya proyek food estate.

"Saya menegaskan pentingnya perlindungan dan keterlibatan masyarakat adat dalam setiap tahapan proyek tersebut, agar tidak terjadi kerugian bagi masyarakat adat seperti pengalaman gagal total di Kabupaten Gunung Mas.

Ia juga menekankan perlunya transparansi dan pengawasan ketat untuk mencegah kerusakan lingkungan. Mahasiswa juga mempertanyakan langkah konkret Komisi XII DPR RI dalam mencegah kerusakan lingkungan akibat pertambangan. Sigit menyatakan penolakan keras terhadap rencana pemberian izin pengelolaan tambang kepada organisasi masyarakat (ormas), karena berpotensi merugikan lingkungan dan hanya menguntungkan kelompok tertentu.

Ia juga mendesak Kementerian ESDM untuk meningkatkan transparansi dan memastikan jaminan reklamasi pasca tambang. Sigit berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran generasi muda akan nilai-nilai kebangsaan dan mendorong mereka untuk lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan bangsa, termasuk mengawal isu-isu strategis yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

"Saya mengajak mahasiswa untuk menjadi bagian dari perubahan dan tidak hanya menjadi penonton pasif dalam dinamika kebijakan publik," pungkasnya. (PATHUR/y)