BORNEONEWS, Palangka Raya – Ekonomi Kalimantan Tengah tahun 2024 tumbuh sebesar 4,46 persen, dengan sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib mengalami pertumbuhan tertinggi 9,18 persen.
Data tersebut disampaikan dalam rapat pertumbuhan ekonomi Kalteng 2025 yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Sri Widanarni, di Palangka Raya, Jumat, 14 Maret 2025.
Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, mengungkapkan lima sektor dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi daerah, yakni Pertanian, Industri Pengolahan, Perdagangan, Pertambangan, dan Konstruksi. “Hampir semua menunjukkan pertumbuhan kinerja yang positif, kecuali Industri Pengolahan,” imbuhnya.
Pertambangan dan Penggalian menjadi sektor dengan sumber pertumbuhan tertinggi tahun 2024 sebesar 1,27 persen, sedangkan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) berkontribusi 1,94 persen terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Sri Widanarni mengungkapkan jika berkaca pada tahun 2024, target capaian indikator makro ekonomi RKPD Provinsi Kalteng adalah pertumbuhan ekonomi sebesar 5,80 persen.
--page
Kemudian, angka kemiskinan 4,66 persen, gini rasio 0,216, indeks pembangunan manusia 73,42 persen, dan tingkat pengangguran terbuka 3,90 persen.
Ia menegaskan bahwa pada tahun 2025, pembangunan infrastruktur akan menjadi faktor utama dalam upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi Kalteng. (HERMAWAN DP/Y)









