PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bandara Tjilik Riwut memastikan kesiapan operasional menghadapi arus mudik Lebaran 2025 dengan pemeliharaan rutin dan koordinasi bersama stakeholder. Langkah ini mencakup pengecekan fasilitas seperti garbarata, trolley bagasi, x-ray, serta kesiapan petugas di sisi darat dan udara.

“Bandara juga akan menyiapkan posko terpadu angkutan Lebaran 2025 yang rencananya mulai beroperasi pada 21 Maret 2025,” kata General Manager Bandara Tjilik Riwut, Mohamad Adiwiyatno, baru baru ini.

Dalam mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak bandara telah menyiapkan ruang tunggu yang memadai serta mengatur antrean di konter check-in saat jam padat.

Selain itu, maskapai yang ingin mengajukan penerbangan tambahan atau membuka kembali rute di masa Lebaran akan difasilitasi.

Saat ini, kapasitas Bandara Tjilik Riwut mampu menampung hingga 3 juta penumpang per tahun.  Maskapai Lion mengajukan extra flight tujuan SRG tgl 26 - 29 Maret 2025  dan ada route baru mulai tanggal 21 Maret dan 22 Maret dari PKY menuju UPG, LOP, DPS.

“Kondisi sarana dan prasarana bandara dalam keadaan sangat baik dan siap melayani penumpang selama periode arus mudik Lebaran 2025,” tambah Adiwiyatno.

Pengecekan fasilitas dilakukan secara berkala oleh PT Angkasa Pura Indonesia bersama Otoritas Bandara Wilayah VII Balikpapan dan Kementerian Perhubungan.

Pihak bandara berharap kelancaran arus mudik ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin berkumpul dengan keluarga. 

“Kami juga berharap peningkatan jumlah pengguna transportasi udara dapat mendukung ekosistem pariwisata, khususnya di Palangka Raya dan destinasi wisata lainnya,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/H)