SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menargetkan penyerapan jagung minimal 500 ton pada tahun ini. 

"Itu target kami di Kantor Cabang Kotim. Mudah-mudahan bisa tercapai. Kalau melebihi target, lebih bagus," kata Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur, Muhammad Azwar Fuad, Rabu, 19 Maret 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari dukungan Bulog terhadap program pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan nasional.  Selain menyerap gabah, Bulog kini juga aktif menyerap jagung hasil panen petani. 

Meskipun ini merupakan tahun pertama Bulog menyerap jagung di Kotim,  pihaknya optimis dapat mencapai target.  Jumlah pasti jagung yang akan terkumpul masih belum dapat diperkirakan.

Jagung yang diserap Bulog adalah jagung pipilan dengan kadar air 13 persen, yang biasanya digunakan sebagai pakan ternak.  Bulog berharap pembangunan pabrik pakan ternak di Kecamatan Parenggean dapat segera rampung, sehingga dapat meningkatkan penyerapan jagung dari petani setempat.

--page

"Harga pembelian pemerintah (HPP) untuk jagung telah ditetapkan sebesar Rp5.500 per kilogram. Tentu harga ini menguntungkan bagi para petani," sebutnya. 

Bulog juga mendukung program penanaman jagung sejuta hektare secara nasional, dan mengapresiasi sinergi antara Polres dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dalam upaya mewujudkan program tersebut di Kotim, dengan target 100 hektare penanaman jagung di setiap desa. (DEVIANA/Y)