BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Pelaksana BPBD Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, mengatakan, luapan Sungai Kahayan, Sungai Rungan dan Sungai Sabangau telah berdampak pada 16 dari 30 kelurahan di kota tersebut.
Kelurahan yang terdampak banjir meliputi Tangkiling, Tumbang Tahai, Marang, Sei Gohong, Palangka, Bukit Tunggal, Petuk Katimpun, Tumbang Rungan, Pahandut Seberang, Pahandut, Tanjung Pinang, Langkai, Danau Tundai, Kalampangan, Kameloh Baru, dan Bereng Bengkel.
Kondisi debit air di wilayah-wilayah terdampak terus mengalami kenaikan, berkisar antara 5 hingga 10 sentimeter. Situasi ini menuntut respon cepat dan tepat dari BPBD dan instansi terkait untuk membantu warga yang terdampak.
"Beberapa hari lalu debit air sempat turun mulai 2 hingga 5 sentimeter tapi hari ini kembali naik," katanya, Jumat, 21 Maret 2025.
Sebagai respon terhadap bencana ini, BPBD telah melaksanakan beberapa kegiatan penting. Kegiatan rutin administrasi pelaporan terus dilakukan untuk memastikan data yang akurat dan terupdate.
--page
Pengendalian dan pengoperasian petugas piket BPBD juga dimaksimalkan untuk memastikan respon yang cepat terhadap setiap kejadian di lapangan.
Koordinasi dan monitoring dengan dinas dan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan bantuan dan sumber daya terdistribusi secara efektif. Salah satu bentuk nyata dari upaya ini adalah pendistribusian sembako kepada warga di kelurahan yang terdampak banjir.
BPBD juga melakukan pemantauan dan monitoring intensif di kecamatan dan kelurahan yang terdampak. Untuk mendapatkan informasi terkini dari lapangan, BPBD memanfaatkan berbagai saluran komunikasi. Call center BPBD menerima laporan dan permintaan bantuan dari masyarakat. Radio komunikasi, khususnya repeater VHF, digunakan untuk komunikasi cepat antar petugas di lapangan. Media sosial juga dimanfaatkan untuk penyebaran informasi dan imbauan kepada masyarakat.
BPBD Palangka Raya berkomitmen untuk terus memantau situasi dan memberikan bantuan terbaik kepada masyarakat yang terdampak banjir.
"Kerjasama dan koordinasi yang baik dengan berbagai pihak diharapkan dapat meminimalisir dampak bencana dan mempercepat proses pemulihan," pungkasnya. (PATHUR/Y)









