PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya mengumumkan capaian vaksinasi rabies pada tahun 2024 yang mencapai 7.587 ekor Hewan Penular Rabies atau HPR. Pencapaian ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengendalikan penyebaran rabies di wilayah tersebut.

Menurut Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno, vaksinasi rabies ini mencakup 5.890 ekor anjing, 1.773 ekor kucing, dan 4 ekor kera.

"Rabies adalah penyakit yang sangat berbahaya, karena itu vaksinasi rutin terhadap HPR merupakan langkah preventif yang sangat penting," ujar Ganjar kepada Borneonews pada Rabu, 26 Maret 2025.

Ganjar menambahkan bahwa anjing tetap menjadi fokus utama dalam program vaksinasi, mengingat mereka adalah pembawa utama virus rabies. Namun, perhatian juga diberikan kepada kucing dan kera yang kerap menjadi hewan peliharaan masyarakat.

"Kami ingin memastikan seluruh HPR yang ada mendapatkan perlindungan vaksin," jelasnya.

Pemerintah Kota Palangka Raya terus mendorong partisipasi masyarakat untuk membawa hewan peliharaannya ke pos vaksinasi yang disediakan. Program ini tidak hanya bertujuan untuk melindungi hewan, tetapi juga manusia dari ancaman rabies.

"Kerjasama masyarakat sangat penting untuk keberhasilan program ini," tambah Ganjar.

Ke depan, DPKP Kota Palangka Raya berencana meningkatkan capaian vaksinasi dengan memperluas sosialisasi dan akses vaksinasi ke daerah-daerah terpencil. Dengan upaya ini, diharapkan penyebaran rabies dapat ditekan lebih jauh.

"Target kami adalah menciptakan wilayah bebas rabies di Kota Palangka Raya," pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/j)