PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya menghadapi tantangan pada capaian vaksinasi rabies tahun 2024. Jumlah hewan yang divaksinasi tercatat menurun dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, sebanyak 7.587 ekor Hewan Penular Rabies atau HPR telah divaksinasi, sementara pada tahun 2023 jumlahnya mencapai 9.951 ekor.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno, menjelaskan bahwa penurunan ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kendala logistik dan akses masyarakat.

"Meskipun terjadi penurunan, kami terus berupaya meningkatkan efektivitas program vaksinasi melalui strategi yang lebih baik," ungkap Ganjar pada Rabu, 26 Maret 2025.

Penurunan terjadi di semua jenis hewan yang menjadi target vaksinasi. Pada tahun 2024, anjing yang divaksinasi mencapai 5.890 ekor, turun dari 7.740 ekor pada tahun 2023. Jumlah kucing yang divaksinasi juga menurun dari 2.200 ekor menjadi 1.773 ekor, sementara jumlah kera berkurang dari 11 ekor menjadi hanya 4 ekor.

Ganjar mengakui bahwa capaian tahun 2023 lebih baik, namun menekankan bahwa program vaksinasi tahun 2024 tetap memberikan dampak positif dalam mencegah penyebaran rabies di wilayah Palangka Raya.

"Kami belajar banyak dari capaian tahun lalu dan terus memperbaiki pendekatan kami agar lebih efisien," tambahnya.

Ke depan, DPKP berencana meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dan memperluas lokasi pelayanan vaksinasi, terutama di wilayah terpencil. Langkah ini diharapkan dapat mendongkrak kembali jumlah HPR yang divaksinasi.

"Rabies adalah ancaman serius yang memerlukan perhatian kolektif. Kami mengajak masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi," ujar Ganjar.

DPKP juga berupaya menjalin kerjasama lebih erat dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat dan relawan, untuk memastikan bahwa vaksinasi rabies mencapai target maksimal di masa mendatang.

"Kami optimis bahwa dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, capaian yang lebih tinggi bisa diraih," tutur drh Ganjar Priyatno. (TESTI PRISCILLA/j)