PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Puncak arus balik di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, diprediksi akan terjadi pada 6 dan 7 April 2025.

PT Angkasa Pura I KC Bandara Tjilik Riwut memperkirakan jumlah penumpang akan mencapai 6.000 orang selama dua hari tersebut, atau rata-rata 3.000 penumpang per hari.

Prediksi ini disampaikan oleh Koordinator Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 1446 H di Bandara Tjilik Riwut, Bagus Reza, pada Jumat, 4 April 2025.

Bagus Reza menjelaskan bahwa prediksi ini didasarkan pada data dan pengamatan selama periode arus mudik dan balik Lebaran. Rute penerbangan terfavorit dari Palangka Raya selama arus balik diperkirakan tetap menuju Jakarta, Surabaya, dan Semarang.

Ketiga kota besar tersebut menjadi tujuan utama masyarakat Kalimantan Tengah yang merayakan Lebaran di kampung halaman.

Data dari Posko Terpadu Angkutan Udara menunjukkan peningkatan signifikan jumlah penumpang pada Lebaran tahun ini. Tercatat kenaikan sebesar 151 persen dibandingkan dengan periode arus mudik dan balik Lebaran tahun 2024.

"Peningkatan ini menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat Kalimantan Tengah selama libur Lebaran," ujar Bagus Reza.

Meskipun jumlah penumpang meningkat drastis, Bagus Reza mencatat adanya penurunan jumlah pergerakan pesawat di Bandara Tjilik Riwut. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan rute penerbangan yang tersedia.

Pihak bandara berharap agar di masa mendatang, ketersediaan rute penerbangan dapat ditingkatkan untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang.

Kenaikan jumlah penumpang ini menjadi tantangan tersendiri bagi pihak Bandara Tjilik Riwut dalam menjaga kelancaran arus balik Lebaran. Pihak bandara telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para penumpang.

Koordinasi dengan berbagai pihak terkait juga terus dilakukan untuk memastikan kelancaran proses keberangkatan dan kedatangan penumpang.

Pihak Bandara Tjilik Riwut mengimbau kepada para penumpang untuk selalu mengecek jadwal penerbangan dan mempersiapkan diri sebelum berangkat.

Mengingat prediksi puncak arus balik, diharapkan para penumpang dapat tiba di bandara lebih awal untuk menghindari antrean panjang dan keterlambatan keberangkatan.

"Kesabaran dan kerja sama dari seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran di Bandara Tjilik Riwut," pungkasnya. (PATHUR/H)