BORNEONEWS, Sampit – Wakil Bupati (Wabup) Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati, menghadiri panen raya jagung di lahan Mako Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalteng yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman KM 20, Sampit, pada Sabtu, 5 April 2025.
Dalam sambutannya, Irawati mengucapkan selamat kepada jajaran Polda Kalteng atas keberhasilan mengelola lahan markas menjadi kebun jagung produktif. Ia menilai keberhasilan ini sebagai wujud nyata kontribusi terhadap program nasional ketahanan pangan.
"Panen ini menjadi bagian penting dalam mendukung program Presiden Republik Indonesia, yakni Asta Cipta Ketahanan Pangan. Swasembada pangan harus diwujudkan sebagai salah satu pilar utama dalam menciptakan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan," ujar Irawati.
Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Kotim bersama jajaran Polri dan TNI untuk terus mendorong produktivitas pertanian di wilayahnya. Salah satunya melalui optimalisasi pemanfaatan lahan, seperti yang dilakukan di Mako Brimob tersebut.
Menurutnya, panen jagung ini membuktikan bahwa lahan tidur bisa diubah menjadi lahan produktif yang mendukung ekonomi masyarakat.
--page
“Patut kita apresiasi bersama, karena Mako Batalyon telah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di Kotim,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat luas untuk mengikuti langkah positif ini, mengingat masih banyak lahan perkebunan di Kotim yang berpotensi untuk ditanami jagung maupun komoditas pangan lainnya.
Lanjutnya, jagung merupakan salah satu komoditas strategis nasional dengan nilai ekonomi tinggi. "Jagung tidak hanya penting untuk mendukung ketahanan pangan, tapi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani secara signifikan," katanya.
Pemkab Kotim siap memberikan pendampingan, pelatihan, dan bantuan teknis bagi petani. Selain itu, akses pasar untuk hasil panen jagung juga akan dipastikan agar petani memperoleh harga jual yang layak.
"Panen ini adalah bentuk nyata dari sinergitas pemerintah daerah dan Polri dalam menjawab tantangan ketahanan pangan di masa depan. Saya yakin dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, Kotim bisa menjadi daerah percontohan dalam swasembada pangan nasional," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/Y)









