NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menegaskan kepada para camat di daerah setempat untuk bekerja secara maksimal dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Hal itu disampaikan saat membuka rapat evaluasi camat se-Kabupaten Lamandau.

“Saya minta kepada para camat agar bisa langsung tancap gas. Kalau ada yang tidak mampu, silakan sampaikan dan mengundurkan diri dari sekarang,” tegasnya sebagaimana rilis diterima pada Sabtu, 12 April 2025.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para camat se-Kabupaten Lamandau dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lamandau.

Ada beberapa poin penting yang menjadi sorotan Bupati dalam rapat evaluasi kali ini, di antaranya adalah terkait pelayanan masyarakat yang dianggap masih kurang.

“Kami mendapatkan informasi bahwa ada camat yang jarang masuk kantor, yang akhirnya menghambat pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, saya minta agar hal ini tidak terulang lagi. Kita harus hadir di tengah masyarakat, apalagi jabatan camat adalah ujung tombak pemerintahan,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga meminta para camat untuk fokus dalam menjalankan program pembangunan, terutama di bidang infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

“Segera realisasikan program kerja pemerintah, terutama dalam bidang infrastruktur, seperti akses jalan penghubung antar desa,” pintanya.

Rizky juga meminta agar camat mampu menjadi ujung tombak di setiap Kecamatan dalam melaksanakan program kerja Pemerintah Kabupaten Lamandau. (din/j)