TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) kembali menunjukkan kepedulian terhadap warganya yang terdampak banjir di Desa Kalinapu. Pada Rabu, 16 April 2025, BPBD Damkar menyalurkan bantuan sembako tahap kedua kepada 18 kepala keluarga yang terdampak.

Bantuan yang disalurkan terdiri dari beras 5 kilogram, satu rak telur, satu liter minyak goreng, dan satu kardus mi instan untuk setiap keluarga. Hal tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir. Kami harap distribusi ini bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok selama masa tanggap darurat,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Damkar Barito Timur, Ahmad Gazali.

Selain mendistribusikan bantuan, Ahmad Gazali juga mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di Desa Kalinapu dan sekitarnya, agar tetap waspada terhadap bahaya listrik di tengah kondisi banjir. Ia menegaskan pentingnya menjaga aliran listrik agar tidak menjadi pemicu kebakaran atau kejadian fatal lainnya.

“Kami imbau masyarakat memastikan aliran listrik tetap dalam kondisi aman. Hindari kabel atau sambungan listrik yang bersentuhan dengan air, karena bisa menimbulkan korsleting. Begitu pula dengan barang-barang berharga, mohon diamankan sedini mungkin mengingat debit air masih berpotensi meningkat,” pesannya.

Gazali menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan banjir di wilayah tersebut dan siap bergerak cepat jika kondisi semakin memburuk. Ia mengajak warga untuk tetap tenang, namun sigap dan tanggap terhadap segala kemungkinan yang bisa terjadi akibat bencana ini.

Pemerintah daerah mengajak semua pihak untuk bergotong royong dalam menghadapi situasi ini. Dukungan masyarakat dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar menjadi kunci keberhasilan penanganan bencana secara bersama. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)