BORNEONEWS, Sampit - Tim dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan kunjungan ke Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Kamis, 17 April 2025.
Camat Tualan Hulu Admadi Sastra mengungkapkan kunjungan tersebut menindaklanjuti usulan pemerintah setempat untuk pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.
"Hari ini ada tim dari Disdik Provinsi Kalteng ke kecamatan kami, mereka melakukan pengecekan lokasi untuk pembangunan sekolah," katanya, Kamis, 17 April 2025.
Kecamatan Tualan Hulu merupakan kecamatan pemekaran dari Parenggean. Sampai dengan saat ini kecamatan yang berada di wilayah Utara Kotim itu belum memiliki fasilitas pendidikan di jenjang SMA atau sederajat.
"Jadi anak-anak kami disini sekolahnya di sekolah perusahaan yang jaraknya jauh dengan jarak sekitar 25 Km," ucapnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, jika musim hujan medan yang dilalui para siswa menuju ke solah cukup sulit karena jalan yang masih berupa tanah liat, sehingga licin.
Melihat hal tersebut, pihaknya mengusulkan pembangunan sekolah di wilayahnya. Ia menyebut pengusulan dilakukan sejak tahun 2021 hingga 2024 ini.
"Kami sudah tiga kali melakukan pengusulan ke provinsi dan itu semua diketahui oleh Bupati Kotim. Ini juga sesusai dengan misi pemerintah provinsi dimana setiap kecamatan setidaknya ada satu SMA atau SMK," ungkapnya.
Kali ini usulan tersebut mulai menemui titik terang. Pasalnya telah ada tindak lanjut dari Dinas Pendidikan Kalteng melakukan pengecekan lokasi yang disiapkan untuk pembangunan sekolah.
"Sesuai dengan ketentuan itu lahan untuk pembangunan sekolah itu setidaknya 4 hektare, tapi lahan yang kami siapkan seluas 8 hektare," terangnya.
Admadi menambahkan, sesuai dengan saran Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, sekolah yang rencananya dibangun adalah sekolah kejuruan. Ini menyusuaikam dengan potensi yang ada di Kecamatan Tualan Hulu.
"Kita punya perkebunan kelapa sawit, jadi siswa nanti saat praktek tidak sulit ditambah lagi Parenggean akan ada pabrik pakan, jadi SDMnya dari daerah kita sendiri," ucapnya.
Pembangunan sekolah itu akan dilakukan pada tahun ini pasalnya semua perencanaan telah dilakukan. Hal ini sangat diharapkan oleh masyarakat setempat agar anaknya tidak lagi menempuh akses sulit untuk mendapatkan pendidikan.
"Rencananya, kalau tidak ada pemangkasan, pembangunan SMKN Tualan Hulu akan dimulai tahun ini. Perencanaan sudah siap. Semoga ini bisa terealisasikan," harapnya. (DEVIANA/j)









