BORNEONEWS, Palangka Raya – Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko menghadiri secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 dan Sosialisasi Penyelenggaraan Sekolah Rakyat dari Ruang Rapat Bajakah, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Senin, 21 April 2025.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian dan membahas sejumlah isu strategis, salah satunya inflasi nasional yang masih terkendali.
"Target inflasi nasional kita itu 2,5% plus minus 1%. Artinya, masih aman di rentang 1,5% sampai 3,5%. Jadi angka 1,03% itu menyenangkan konsumen," ungkap Tito di Palangka Raya, Senin, 21 April 2025.
Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan bahwa pada minggu ketiga April 2025, sebanyak 23 provinsi mengalami kenaikan indeks perkembangan harga (IPH) akibat kenaikan harga komoditas seperti bawang merah dan cabai merah.
Selain itu, sosialisasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat juga menjadi bagian dari agenda rapat. Mendagri menyampaikan bahwa program ini ditujukan bagi anak-anak dari kalangan masyarakat bawah dengan skema pendidikan asrama yang ditanggung penuh oleh negara.
“Tujuannya bukan hanya demi mewujudkan keadilan sosial, tetapi juga untuk meningkatkan derajat dan kualitas hidup mereka,” ujar Tito. (HERMAWAN DP/H)









