KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Dalam rangkaian Konferensi Kabupaten PGRI Kapuas Masa Bakti XXIII, turut dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Kapuas dengan Universitas PGRI Kalimantan (UPK) Banjarmasin pada Kamis, 24 April 2025.

Kesepakatan ini bertujuan untuk melaksanakan program kelas jauh di Kapuas sebagai langkah strategis dalam pemerataan dan peningkatan daya saing pendidikan daerah.

Bupati Kapuas, HM Wiyatno menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya pada sektor pendidikan. 

“Dengan program satu desa satu sarjana pendidikan, kita berharap setiap desa di Kapuas memiliki putra-putri berpendidikan tinggi yang akan kembali dan membangun pendidikan di desanya masing-masing,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas penetapan Hj. Siti Saniah Wiyatno sebagai Ibunda Guru Kabupaten Kapuas oleh PGRI Provinsi Kalimantan Tengah. 

--page

Ia berharap, sosok tersebut dapat menjadi pengayom para guru dan terus menciptakan iklim pendidikan yang "BERSINAR" – Berdaya saing, Sejahtera, Indah, Aman, dan Religius.

Mengakhiri kegiatan, Bupati Kapuas secara resmi membuka Konferensi PGRI Kapuas Masa Bakti XXIII dengan harapan agar pengurus terpilih mampu menjalankan tugasnya dengan loyalitas dan dedikasi tinggi. (DODI/Y)