TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur kembali menjadi rujukan dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang efektif dan akuntabel.

Hal ini terlihat dari kunjungan kerja Komisi III DPRD Kabupaten Barito Kuala ke Barito Timur, Kamis, 24 April 2025, dalam rangka studi komparatif terkait strategi optimalisasi PAD, khususnya sektor retribusi.

Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Barito Kuala, Saleh, disambut langsung oleh Bupati Barito Timur, M Yamin, Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Suma Wara Maharati, di Ruang Rapat Bupati Barito Timur.

Bupati M Yamin menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan Barito Kuala kepada Barito Timur sebagai tempat studi pembelajaran antar daerah. Ia menyebut kunjungan ini sebagai wujud kolaborasi dan saling menguatkan antar pemerintah daerah.

“Kami menyambut baik kunjungan ini. Semoga menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih luas dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah. Barito Timur selalu terbuka untuk berbagi praktik baik dalam meningkatkan PAD yang transparan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Barito Kuala, Saleh, mengatakan pihaknya tertarik menggali informasi langsung dari Pemkab Barito Timur karena melihat keberhasilan daerah ini dalam menjaga tren positif pendapatan, khususnya retribusi.

“Kami ingin belajar tentang strategi penguatan PAD yang dijalankan oleh Bapenda Barito Timur. Dengan karakteristik APBD yang hampir serupa, kami berharap hasil studi ini bisa kami adaptasi untuk mendukung penguatan regulasi dan realisasi pendapatan di Barito Kuala,” jelasnya.

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda resmi DPRD Barito Kuala yang tertuang dalam Keputusan Ketua DPRD Nomor 07 Tahun 2025. Selain diskusi teknis, para anggota dewan juga ingin mengetahui langsung praktik di lapangan serta hambatan yang dihadapi dalam mencapai target PAD secara optimal. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)