BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah melaporkan bahwa selama bulan Februari 2025, Bandara Tjilik Riwut menjadi pusat utama aktivitas penumpang dan arus barang di wilayah Kalimantan Tengah.
"Dari data yang dihimpun, sebanyak 52,55 persen aktivitas penumpang angkutan udara di Kalimantan Tengah terkonsentrasi di Bandara Tjilik Riwut," kata Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti pada Senin, 28 April 2025.
Bandara ini melayani penumpang baik yang datang maupun berangkat dengan jumlah signifikan, menjadikannya sebagai bandara utama di provinsi tersebut. Selain itu, jumlah penumpang di bandara ini mencapai angka tertinggi dibanding bandara lainnya di Kalimantan Tengah.
Arus barang yang melalui Bandara Tjilik Riwut juga menunjukkan dominasi yang signifikan dengan mencakup 76,15 persen dari total lalu lintas barang angkutan udara di wilayah tersebut. Volume barang yang dibongkar dan dimuat di bandara ini melampaui bandara lainnya, mengukuhkan posisinya sebagai pusat distribusi barang udara.
Agnes Widiastuti menjelaskan bahwa dominasi aktivitas di Bandara Tjilik Riwut tidak hanya disebabkan oleh lokasi strategisnya di ibu kota provinsi, tetapi juga fasilitas yang memadai untuk penumpang maupun pengangkutan barang.
“Bandara Tjilik Riwut terus menjadi pendorong utama mobilitas masyarakat dan distribusi barang di Kalimantan Tengah,” ujar Agnes.
Namun, meski mendominasi aktivitas, laporan BPS menunjukkan bahwa secara keseluruhan jumlah penumpang angkutan udara di Kalimantan Tengah mengalami penurunan sebesar 13,29 persen dibandingkan Januari 2025.
"Penurunan juga terjadi pada arus barang angkutan udara yang turun sebesar 15,81 persen," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/H)









