BORNEONEWS, Sampit – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) merilis data inflasi tahunan (y-on-y) Sampit pada bulan April 2025 sebesar 0,69 persen. Hal ini ditunjukkan oleh Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mencapai angka 106,85.
"Inflasi y-on-y di Sampit pada bulan April 2025 didorong oleh kenaikan harga pada beberapa kelompok pengeluaran," kata Kepala BPS Kotim, Eddy Surahman, Sabtu, 3 Mei 2025.
Lebih lanjuta ia mengungkapkan kenaikan paling signifikan terlihat pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mencapai 7,29 persen, disusul kelompok pendidikan sebesar 5,37 persen.
Eddy merinci beberapa kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan seperti kelompok pakaian dan alas kaki 0,88 persen, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,69 persen, kesehatan 1,68 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 3,15 persen serta penyediaan makanan dan minuman/restoran 3,92 persen.
"Di sisi lain, beberapa kelompok pengeluaran justru mengalami penurunan indeks. Kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami penurunan sebesar 0,19 persen," imbuhnya.
--page
Penurunan juga terjadi pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,74 persen, transportasi 3,29 persen, dan informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,28 persen.
Sementara untuk inflasi bulan April, BPS Kotim mencatat sebesar 0,56 persen. Sedangkan inflasi tahun berjalan (y-to-d) sebesar 0,94 persen.
Eddy menambahkan bahwa BPS Kotim akan terus memantau perkembangan harga barang dan jasa di Sampit untuk memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada masyarakat.
"Kami berharap data ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan ekonomi ke depan," tutupnya. (DEVIANA//y)









