BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS mencatat kinerja keuangan yang solid pada kuartal pertama tahun 2025. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 341,5 miliar, meningkat 23,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 276,9 miliar.
Kenaikan laba bersih ini juga tercermin dalam laba bersih per saham yang mencapai Rp 35,95 per lembar.
Direktur Utama SSMS, Jap Hartono, mengungkapkan bahwa pencapaian positif ini tidak lepas dari strategi efisiensi serta peningkatan produktivitas yang diterapkan oleh perseroan.
"Kami terus berupaya meningkatkan kinerja operasional dan memperkuat manajemen biaya, sehingga mampu mencetak pertumbuhan yang signifikan," kata Hartono dalam Paparan Publik 2025 PT SSMS secara daring pada Kamis, 8 Mei 2025.
Dari sisi pendapatan, SSMS mencatatkan kenaikan sebesar 48 persen dengan total pendapatan mencapai Rp 3,7 triliun, dibandingkan Rp 2,5 triliun pada kuartal pertama tahun lalu. Sementara itu, beban pokok penjualan juga mengalami peningkatan sebesar 40 persen menjadi Rp 2,39 triliun dari Rp 1,74 triliun di periode sebelumnya.
Kinerja keuangan yang kuat juga tercermin dari perolehan laba bruto yang meningkat 68,5 persen menjadi Rp 1,3 triliun dari Rp 771,4 miliar pada kuartal I-2024. Pertumbuhan ini menunjukkan efektivitas strategi perusahaan dalam menjaga profitabilitas meskipun ada tantangan di industri.
Selain itu, EBITDA SSMS juga mengalami peningkatan sebesar 14,9 persen menjadi Rp 739 miliar dibandingkan Rp 643 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
"Peningkatan EBITDA menunjukkan fundamental perusahaan yang semakin solid dan kapasitas kami untuk terus bertumbuh," pungkas Hartono.
Dengan capaian ini, SSMS optimistis dapat terus mempertahankan momentum positif sepanjang tahun 2025 serta memperkuat posisi sebagai salah satu pemain utama di industri perkebunan kelapa sawit Indonesia. (TESTI PRISCILLA/H)









