BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menilai keterlibatan pelajar dalam Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025 sebagai langkah konkret pelestarian budaya lokal.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyatakan bahwa keikutsertaan siswa dan guru dalam kegiatan FBIM memiliki nilai edukatif.
Menurutnya, keterlibatan aktif pelajar dalam lomba dan pertunjukan budaya mencerminkan pendidikan karakter yang berbasis kearifan lokal.
FBIM 2025 menampilkan berbagai atraksi budaya termasuk permainan rakyat, kuliner tradisional, serta pertunjukan seni yang berlangsung di beberapa lokasi di Kota Palangka Raya.
Disdik Kalteng juga mendukung pelibatan kegiatan budaya dalam program pembinaan siswa dan penguatan muatan lokal.
--page
“Festival ini menjadi media belajar langsung bagi peserta didik,” kata Muhammad Reza Prabowo di Palangka Raya, baru baru ini. (HERMAWAN DP/Y)









