BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah atau BBPKT menggelar Bimbingan Teknis atau Bimtek Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah Tahap 1 Tahun 2025 di Kota Palangka Raya.
Kegiatan ini diikuti oleh 66 peserta dari empat kabupaten, yakni Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur, dan Barito Selatan.
Kepala Balai Bahasa Kalteng, Sukardi Gau, hadir secara langsung untuk membuka kegiatan ini dan memberikan sambutan mengenai pentingnya upaya pelestarian bahasa daerah. Ia menekankan bahwa bahasa daerah semakin terpinggirkan dan hal ini menjadi tantangan serius yang harus ditanggapi dengan aksi nyata.
“Bimbingan teknis ini bertujuan memperkuat materi pembelajaran dalam upaya revitalisasi bahasa daerah. Para guru utama yang hadir diharapkan mampu meneruskan pengetahuan ini kepada siswa melalui kegiatan pengimbasan,” ujar Sukardi dalam rilisnya pada Selasa, 27 Mei 2025.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi penguatan terkait Revitalisasi Bahasa Daerah atau RBD. Beberapa materi yang diberikan antara lain kebijakan pelindungan bahasa daerah, sastra lisan, dan keterampilan berpidato.
Sebagai bagian dari evaluasi, peserta mengikuti tes awal dan akhir untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang diberikan. Di penghujung acara, mereka juga menandatangani komitmen bersama sebagai bentuk keseriusan dalam menjalankan peran sebagai guru utama di daerah masing-masing. (TESTI PRISCILLA/H)









