PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta atau AKPY terus berkomitmen dalam meningkatkan keterampilan dan profesionalisme petani kelapa sawit melalui pelatihan yang didanai oleh Badan Dana Perkebunan atau BPDP.

Setelah sukses menyelenggarakan pelatihan bagi 144 petani di Kabupaten Muara Enim dan Musi Rawas Utara, AKPY kini melanjutkan program dengan sesi baru di Palembang.

Dalam gelombang terbaru, pelatihan teknis budidaya kelapa sawit diikuti oleh 123 peserta dari Musi Rawas, sementara manajemen & administrasi keuangan diikuti oleh 32 peserta dari Ogan Komering Ilir atau OKI. Selama lima hari, petani mendapat materi mendalam tentang tata kelola perkebunan, pemilihan bibit unggul, serta penerapan manajemen keuangan yang lebih terstruktur.

Menurut Kepala Divisi Pelayanan Program BPDP, Arfie Thahar, BPDP saat ini mendukung pelaksanaan pelatihan serupa di berbagai wilayah, termasuk Banjarmasin dan Riau, dengan target rampung hingga Agustus mendatang.

"Di saat yang sama, ada pelatihan yang sedang dilaksanakan oleh lembaga pelatihan lainnya, seperti di Banjarmasin dan Riau. Pelatihan ini diselenggarakan secara parallel, yang diharapkan pelatihan yang diikuti petani sawit bisa selesai hingga Agustus mendatang," kata Arfie dalam rilisnya pada Rabu, 28 Mei 2025.

Sementara itu, Direktur AKPY, Dr Sri Gunawan menekankan bahwa edukasi bagi petani sawit menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.

"Pelatihan ini memberikan solusi nyata bagi permasalahan yang kerap dihadapi petani, mulai dari pemeliharaan kebun hingga tata kelola keuangan kelembagaan," ujarnya.

Diharapkan dengan pelatihan ini, petani sawit semakin siap menghadapi tantangan industri dan mampu meningkatkan produktivitas kebun mereka secara berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/H)