SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menunjukkan tren penurunan yang positif dalam lima tahun terakhir.  Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kotim mencatat TPT pada tahun 2024 sebesar 4,63%, angka terendah sejak tahun 2020.

 "TPT Kotim selalu mengalami penurunan dari tahun 2020 hingga 2024" kata Kepala BPS Kotim Eddy Surahman, Senin 23 Juni 2025.

Tren penurunan ini  merupakan hasil kerja keras berbagai pihak termasuk tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ia menyebut pada tahun 2020 sebesar 5,25%, kemudian pada tahun 2021 angka TPT sebesar 5,15%, tahun, tahun 2022 sebesar 5,00%, tahun 2023 sebesar 4,77%, dan tahun 2024 mencapai 4,63%.  Penurunan ini, menurutnya, menunjukkan perbaikan kondisi ketenagakerjaan di Kotim.

Eddy Surahman menambahkan bahwa tren penurunan TPT ini juga terjadi di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Sebagai perbandingan, Kabupaten Pulang Pisau mencatatkan TPT terendah di Provinsi Kalimantan Tengah yaitu 1,99%.

--page

"Sementara Kota Palangkaraya memiliki TPT tertinggi sebesar 5,02%. Harapannya Pemkab Kotim diharapkan dapat terus berupaya menekan angka pengangguran agar semakin menurun dan mendekati angka TPT terendah di Kalimantan Tengah," imbuhnya. (DEVIANA/Y)