BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Perikanan terus berkomitmen mendukung program pemulihan ekonomi masyarakat. Salah satu upayanya adalah dengan mendorong lahirnya wirausaha baru di bidang pengolahan hasil perikanan.
Komitmen ini diwujudkan dalam kegiatan Sosialisasi Peningkatan Mutu Olahan Ikan yang dikemas dalam bentuk pelatihan. Yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Pahandut, dan diikuti oleh 30 peserta dari kalangan warga setempat.
Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Indriarti Ritadewi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat agar mampu meningkatkan nilai tambah produk hasil perikanan.
“Ikan merupakan komoditi pangan bergizi tinggi yang sangat potensial dikembangkan. Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi konsumen, tapi juga mampu menciptakan produk olahan bernilai ekonomi,” ujarnya, Selasa 2 Juli 2025.
Indriarti menambahkan, ketersediaan bahan baku ikan di Palangka Raya yang cukup melimpah merupakan potensi besar yang perlu dimanfaatkan. Produk olahan seperti stik ikan, keripik, amplang, nugget, abon, hingga bakso ikan dinilai memiliki daya jual tinggi serta mampu membuka peluang usaha baru.
--page
Kegiatan pelatihan menghadirkan narasumber dari Kelompok Usaha Olahan Ikan Tampung Parei, yakni Ibu Yuliatma dan Ibu Iyami. Para peserta dibekali teknik pengolahan ikan yang baik, aman, serta menarik dari sisi kemasan, sebagai bekal untuk memulai usaha sendiri.
“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi pengetahuan sesaat, tetapi benar-benar diimplementasikan oleh peserta. Pemerintah akan terus mendukung melalui pembinaan dan promosi produk,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang didapat bisa diterapkan secara nyata di kehidupan sehari-hari.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi peserta, keluarga, dan lingkungan sekitar. Mari kita bangun ekonomi dari dapur sendiri, dari potensi lokal yang kita miliki,” pungkasnya. (MARINI/Y)









