BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Untuk mengevaluasi capaian serapan anggaran seluruh perangkat daerah dan kecamatan hingga posisi 30 Juni 2025, Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Triwulan II Tahun 2025 di Aula Kantor Bapperida Kuala Kapuas pada Kamis, 10 Juli 2025.
Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Kapuas, Dodo, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Usis I. Sangkai, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, para Kepala OPD dan Camat di lingkup Pemkab Kapuas, pengelola TEPRA OPD dan Kecamatan, serta para staff perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menekankan pentingnya rapat ini sebagai ajang untuk menginventarisasi hambatan dan merumuskan solusi agar tidak terjadi kendala serupa di masa mendatang.
"Rapat TEPRA ini bukan sekadar kegiatan rutinitas, namun harus memberikan kontribusi nyata dalam mengoptimalkan penyerapan anggaran. Ini akan menjadi tolok ukur kinerja Perangkat Daerah dan Camat," tegasnya.
Dijelaskan pula bahwa secara umum, realisasi keuangan Kabupaten Kapuas hingga akhir Triwulan II berada di angka 24,23%, sedangkan realisasi fisik mencapai 25,35%. Namun, masih terdapat perangkat daerah yang capaian realisasinya sangat rendah.
--page
"Realisasi keuangan dan fisik terendah tercatat pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan dengan hanya 2,44%. Ini harus menjadi perhatian serius untuk segera ditingkatkan," ujar wabup.
Sebaliknya, apresiasi diberikan kepada Sekretariat DPRD Kabupaten Kapuas yang mencatatkan realisasi tertinggi, yakni 52,19% baik dari sisi keuangan maupun fisik. Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi perangkat daerah lainnya.
Melalui forum ini, Pemkab Kapuas berharap percepatan realisasi anggaran dapat tercapai tepat waktu dan tepat mutu, terutama pada kegiatan yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat seperti infrastruktur pendidikan dan kesehatan. (SABRIANOOR/y)









